Senin, 07 Januari 2013

Mitos Tentang Presiden RI, Haruskah Selalu Orang Jawa?




Dikotomi Jawa dan Non-Jawa kembali mengemuka seiring munculnya para elite politik dalam bursa Pilpres 2014.Menariknya, mayoritas bangsa ini masih meyakini bahwa tahta kepresidenan hanya bisa dijabat oleh Wong Jawa.Mengapa ?

Isi perjanjian antara Ki Ageng Giring dan Ki Ageng Pemanahan yang disaksikan oleh Sunan Kalijaga tampaknya masih membekas di benak orang jawa.Secara turun temurun antar generasi menceritakannya secara tutur - tinular.Faktanya, memang Presiden RI mayoritas keturunan raja - raja jawa.Berikut adalah data satu versi yang dikutif dari sumber http://id.shvoong.com

Mengapa Presiden RI selalu keturunan Jawa?Berdasarkan penelusuran Genealogy, ditemukan fakta yang menarik, yakni semua salasilah Presiden RI ternyata memiliki keturunan jawa yang keterkaitan keluarga dengan Trah Sunan Giri ( Dinasti Giri Kedaton )

Perhatikan Susur Galur berikut :

1.Sunan Giri
1.1.Sunan Dalem Wetan / Zainal Abidin
1.1.1.Sunan Sedo Ing Margi / Pangeran Wiro Kesumo Cirebon
1.1.1.1.Sunan Prapen ( Maulana Muhammad )
1.1.1.1.1.Sunan Kawis Guwo
1.1.1.1.1.1.Panembahan Giri
1.1.1.1.1.1.1.Nyai Anom Besari # Kyai Anom Besari
1.1.1.1.1.1.1.1.Ki Ageng Muhammad Besari
1.1.1.1.1.1.1.1.1.Nyai Ageng Basyariah # Ki Ageng Basyariah / Raden Mas Bagus Harun
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.Nyai Muhammad Santri # Kyai Muhammad Santri
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.Kyai Ma'lum Buntoro
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.Kyai Mustaram
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.Nyai Ilyas
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.Nyai Nafiqah # Kyai Hasyim Asy'ari
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.KH. Abdul Wahid Hasyim
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.KH Abdurrahman Wahid ( Gusdur )
1.1.2.Ki Ageng Saba
1.1.2.1.Nyai Sabinah # Ki Ageng Pemanahan
1.1.2.1.1.Panembahan Senapati
1.1.2.1.1.1.Panembahan Hanyakrawati
1.1.2.1.1.1.1.Sultan Agung
1.1.2.1.1.1.1.1.Sultan Amangkurat I
1.1.2.1.1.1.1.1.1.Sultan Pakubuwowno I
1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.Sultan Amangkurat IV
1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.1.Sultan Hamengkubuwono I ( Kraton Jogja )
1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.1.1.Sultan Hamengkubuwowono II
1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.Sultan Hamengkubuwowno III
1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.1.2.KGPAA Paku Alam ( Kraton Paku Alaman )
1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.2.Pangeran Hario Mangkunegoro
1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.2.1.KGPAA Mangkunegara I ( Kraton Mangkunegara )
1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.3.Sunan Pakubuwono II ( Kraton Surakarta )
1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.3.1.Sunan Pakubuwonwo III
( Sumber : Sunan Giri, Pendidik Yang Ahli Fiqih )

Trah Sunan Giri dan Silsilah Presiden
Melalui penyelusuran lebih mendalam, diperoleh informasi yang mengagetkan bahwa ke - 6 Presiden Republik Indonesia, ternyata berasal dari anak keturunan Sunan Giri, sebagaimana terlihat pada keterangan berikut dibawah ini :

1.Soekarno
Merupakan putra dari Raden Soekemi Sosrodiharjo.Raden Soekemi, berdasarkan buku " Ayah Bunda Ir.Soekarno ", merupakan keturunan Sultan Hamengkubuwono II ( 1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.1.1 )

2.Soeharto
Istrinya bernama Siti Hartinah yang merupakan keturunan dari KGPAA Mangkunegara I ( 1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.2.1 ).Selain itu juga, berdasarkan buku " Jejak Perlawanan Bengawan Pejuang '', Sumitro Djojohadikusumo menulis bahwa Soeharto pernah mengatakan memiliki kekerabatan dengan keluarga Keraton, yang diduga merupakan keturunan dari Sultan Hamengkubuwono II ( 1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.1.1 )

3.BJ Habibie
Ibunya bernama RA Tuti Marini Puspowardojo binti Rr. Goemoek binti Raden Ngabehi Tjitrowardoyo, yang berasal dari keluarga priyayi di Purworejo, yang disuga kuat merupakan keturunan dari pendiri kerajaan Mataram Islam, Panembahan Senapati ( 1.1.2.1.1 )

4.KH Abdurrahaman Wahid ( Gus Dur )
Terhitung sebagai keturunan ke -8 dari Ki Ageng Muhamad Besari ( 1.1.1.1.1.1.1.1 )

5.Megawati Soekarnoputri
Merupakan putri dari presiden pertama Soekarno, merupakan keturunan Sultan Hamengkubuwowno II ( 1.1.2.1.1.1.1.1.1.1.1.1 )

6.Susilo Bambang Yudhoyono
Merupakan putra dari Raden Soekotjo, beliau adalah keturunan dari Nyai Ageng Ibnu Umar binti Ki Ageng Muhammad Besari ( 1.1.1.1.1.1.1.1 ).


Sumber : Dikutif dari Tabloid Posmo Edisi 679, 30 mei 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar